Tanda dan Gejala Gagal Jantung Yang Dapat Anda Kenali

sesak adalah gejala utama gagal jantung

Sesak adalah gejala utama gagal jantung | kbps.org

Gagal jantung adalah kondisi kelainan struktur atau fungsi jantung sehingga tidak bisa memompa darah sesuai dengan kebutuhan normal ke seluruh tubuh. Gagal jantung merupakan sindrom atau sekumpulan tanda dan gejala klinis. Gejala gagal jantung diantaranya adalah sesak nafas dan perasaan lelah (fatigue) saat beraktivitas ataupun saat istirahat.

Tanda dan gejala gagal jantung dapat dibedakan berdasarkan bagian mana dari jantung yang mengalami gangguan atau berdasarkan rentang waktu terjadinya penyakit. Berdasarkan bagian mana dari jantung yang mengalami gangguan dalam fungsi pemompaan darah, gagal jantung dibedakan menjadi gagal jantung kanan dan gagal jantung kiri. Kedua jenis gagal jantung ini memiliki tanda dan gejala yang berbeda. Berdasarkan rentang waktu berkembangnya gejala, gagal jantung terbagi menjadi dua, yaitu kronis dan akut. Pada gagal jantung kronis, gejala berkembang secara bertahap dan lama. Sedangkan pada gagal jantung akut, gejala berkembang secara cepat.

Gejala gagal jantung relatif berhubungan dengan berat atau ringannya aktivitas fisik yang dilakukan oleh penderita. Pada awalnya, secara khas gejala penyakit gagal jantung hanya timbul pada saat beraktivitas fisik, tetapi dengan bertambah beratnya penyakit, toleransi penderita terhadap aktivitas fisik semakin menurun sehingga gejala dapat muncul meskipun penderita hanya melakukan aktivitas ringan. Gejala utama gagal jantung adalah sesak nafas, tubuh terasa lelah (fatigue) dan pembengkakan pada kaki.

Pada awalnya, gejala penyakit gagal jantung hanya timbul pada saat beraktivitas fisik, tetapi dengan bertambah beratnya penyakit, gejala dapat muncul meskipun penderita hanya melakukan aktivitas ringan.

Tanda dan Gejala Gagal Jantung Kiri

Pada gagal jantung kiri, terjadi pengumpulan cairan di dalam paru-paru (edema pulmoner), sehingga menyebabkan sesak nafas (dyspnea). Sesak nafas (dsypnea) pada saat beraktivitas menunjukkan gejala awal dari gagal jantung kiri. Pada awalnya sesak napas hanya dirasakan saat seseorang melakukan aktivitas, tetapi sejalan dengan memburuknya penyakit maka sesak napas juga akan timbul pada saat penderita tidak melakukan aktivitas atau sedang beristirahat. Sesak nafas ketika berbaring (ortopnea) atau mendadak terbangun ketika tertidur karena kesulitan bernafas juga mungkin terjadi.

Sesak nafas (dsypnea) pada saat beraktivitas menunjukkan gejala awal dari gagal jantung kiri

Tanda dan gejala gagal jantung kiri lainnya adalah perasaan lelah (fatigue), gelisah/cemas (anxiety), detak jantung cepat (tachycardia), serta irama detak jantung tidak teratur (arhythmia). Batuk juga dapat terjadi terutama pada posisi berbaring.

Tanda dan Gejala Gagal Jantung Kanan

Gagal jantung kanan cenderung mengakibatkan pengumpulan darah yang mengalir ke bagian kanan jantung. Hal ini menyebabkan penumpukan cairan di tubuh yang ditandai dengan bengkak. Pembengkakan (edema) mula-mula tampak pada bagian tubuh yang tergantung dan sering buang air kecil di malam hari (Nokturia). Pembengkakan biasanya terlihat di kaki atau pergelangan kaki. Gagal jantung yang semakin memburuk mengakibatkan penumpukan cairan di perut (ascites) dan pembengkakan hati (hepatomegali). Gejala gagal jantung lainnya dapat terjadi di saluran cerna seperti mual dan merasa begah.

Gagal jantung mengakibatkan aliran darah yang kurang ke sel dan organ tubuh kita. Untuk itu tubuh melakukan penyesuaian dengan mengalihkan aliran darah. Aliran darah di dalam tubuh diutamakan ke organ-organ vital seperti jantung dan otak, sehingga organ nonvital berkurang suplai darahnya. Hal ini dapat kita kenali tandanya, misalnya kulit pucat dan dingin. Gejala gagal jantung lain yang dapat ditemukan adalah demam ringan dan keringat yang berlebihan.

Gagal jantung kanan menyebabkan penumpukan cairan di tubuh yang ditandai dengan bengkak.

Kurangnya aliran darah pada otot menyebabkan kelemahan dan keletihan (perasaan lelah). Tanda lainnya adalah denyut jantung yang cepat namun teraba lemah. Pada gagal jantung kronis yang berat, dapat terjadi kehilangan menurunnya berat badan secara berkelanjutan.

 

Itulah tanda dan gejala penyakit gagal jantung. Apabila Anda merasakan adanya tanda dan gejala seperti yang disebutkan, sebaiknya segera memeriksaakan diri ke dokter. Penanganan secara dini dan tepat dapat meningkatkan keberhasilan pengobatan penyakit gagal jantung.

%d bloggers like this: