Macam-macam Penyebab Demam Pada Anak

Demam pada anak adalah alasan tersering orang tua membawa anaknya ke dokter, baik dokter anak maupun dokter umum. Sekitar sepertiga dari keseluruhan kunjungan disebabkan anak mengalami demam di rumah. Demam adalah gejala yang sering dialami anak-anak. Berbagai penyebab demam pada anak ditemui dalam keseharian.

Sebenarnya demam merupakan reaksi pertahanan tubuh yang normal dan bermanfaat melawan kuman yang masuk. Namun banyak orang tua yang khawatir bila anaknya demam. Padahal secara umum demam tidak berbahaya dan dapat sembuh atau hilang dengan sendirinya tanpa perlu pengobatan atau kunjungan ke dokter.

Orang tua perlu mengetahui cara penanganan anak demam sehingga dapat memberikan pertolongan pertama pada anak yang terkenan demam. Ada banyak cara sederhana dalam menurunkan demam anak yang dapat orang tua lakukan sendiri di rumah. Orang tua juga harus mengetahui tanda bahaya dan kapan harus membawa anak ke dokter.

[baca juga cara menurunkan demam pada anak]

Penyebab Umum Demam Pada Anak Adalah Infeksi

penyebab-demam-umumnya-virus

Virus adalah penyebab umum demam

Sebagian besar demam pada anak-anak disebabkan oleh infeksi. Penyebab demam pada anak yang paling sering adalah virus, seperti common cold, influenza (batuk pilek) dan infeksi virus lainnya. Infeksi virus tidak berlangsung lama dan bisa sembuh dengan sendirinya.

Infeksi lainnya disebabkan oleh bakteri dan memerlukan antibiotik untuk pengobatannya. Kasusnya lebih jarang dibandingkan infeksi karena virus. Yang termasuk infeksi karena bakteri di antaranya adalah infeksi telinga, saluran kemih (ISK), pneumonia, atau meningitis. Contohnya, jika seorang anak merasakan nyeri tenggorokan disertai dengan demam bisa jadi disebabkan oleh bakteri streptococcus. Jika tidak ditangani dengan antibiotik, infeksi ini bisa semakin parah.

Secara umum demam adalah reaksi alami tubuh terhadap infeksi. Pusat pengaturan suhu di otak, bernama hipotalamus yang membuat suhu badan naik. Demam berguna untuk membantu tubuh melawan infeksi dengan merangsang sistem kekebalan tubuh (pertahanan alami tubuh terhadap infeksi dan penyakit). Dengan meningkatnya suhu tubuh, maka akan membuat bakteri dan virus menjadi susah bertahan hidup dalam tubuh manusia.

Contoh berbagai penyakit yang menyebabkan demam:

  • Infeksi saluran pernafasan atas
  • Infeksi telinga
  • Roseola infantum (infeksi yang menyebabkan demam dan ruam)
  • Radang amandel
  • Infeksi saluran kencing (isk)
  • Cacar air
  • Batuk rejan (pertussis)
  • Diare
  • Demam tifoid (penyakit tipes)
  • Demam berdarah
  • Meningitis – infeksi meninges (selaput yang mengelililingi otak dan sumsum tulang belakang)
  • Septikemia – infeksi darah
  • Pneumonia – peradangan pada jaringa paru-paru yang disebabkan oleh infeksi

Penyebab Demam Pada Anak Lainnya

Vaksin dan Efek Samping Obat Bisa Menjadi Penyebab Demam

Vaksin dan Efek Samping Obat Bisa Menjadi Penyebab Demam

Selain karena penyakit infeksi, demam juga dapat disebabkan oleh hal lain, namun ini sangat jarang terjadi. Suhu anak dapat meningkat ketika akan tumbuh gigi atau ketika kurang minum dan kelelahan. Demam juga bisa jadi merupakan reaksi alergi, efek samping obat atau setelah vaksinasi. Selain itu demam bisa disebabkan karena tumor, kanker, dan penyakit saluran pencernaan.

Demam bukanlah penyakit yang berbahaya dan mengancam kehidupan, kecuali jika terlalu tinggi dan menetap. Potensi kesembuhan dan perbaikan kondisi anak dengan demam sangatlah baik. Sebagian besar penyakit yang menyebabkan demam akan sembuh dalam 3-7 hari. Pada beberapa kasus, demam akibat bakteri dan membutuhkan antibiotik, tidak cukup dengan perawatan di rumah dan perlu dirawat di rumah sakit. Untuk penyakit serius seperti septikemia dan meningitis, perlu penanganan yang lebih serius di rumah sakit.

Periksakan ke dokter jika anak demam disertai dengan gejala berat seperti sesak nafas atau ada tanda dehidrasi. Waspadai jika anak terlihat lemas meskipun suhu badannya telah turun.

%d bloggers like this: