Macam-macam Pengobatan Kanker Hati

pengobatan kanker hati

Kemoterapi Salah Satu Pengobatan Kanker Hati | riyadhconnect.com

 

Tipe pengobatan untuk pasien kanker hati sangat tergantung pada stadium kanker (yaitu ukuran dan tingkat penyebaran kanker) dan kondisi kesehatan pasien secara umum. Jika kanker yang terdiagnosis sudah terlanjur pada kondisi stadium lanjut, perawatan hanya ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien; mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan pasien selama sisa hidupnya (palliative care). Tapi lain halnya jika kanker bisa terdiagnosis sebelum berkembang lebih parah, maka kondisi tersebut lebih memungkinkan untuk ditangani.

Prosedur pengobatan kanker hati yang digunakan adalah reseksi hepatik, ablasi tumor, transpalantasi, kemoterapi, terapi kanker terarah dan radioterapi. Reseksi hepatik adalah proses pembedahan untuk mengangkat bagian-bagian tertentu dari organ hati yang terinfeksi. Ablasi tumor yaitu penggunaan sebuah perangkat listrik yang khusus digunakan untuk menghancurkan sel-sel kanker yang ada di organ hati. Transplantasi hati, yaitu mengganti organ hati penderita dengan organ hati dari pendonor.

 

Reseksi atau Pengangkatan

Reseksi atau pengangkatan adalah terapi pilihan untuk pasien HCC tahap dini/stadium awal. Terapi pengobatan ini dilakukan untuk pasien yang tidak memiliki sirosis, hanya bagian tertentu dari hati yang terkena kanker dan fungsi hatinya masih normal. Prosedur bedah dilakukan untuk mengangkat (lalu membuang) bagian hati yang terkena kanker. Reseksi bukan menjadi pilihan pengobatan jika kanker telah menyebar ke organ selain hati, sel kankernya menyebar di beberapa tempat di hati, memiliki sirosis stadium lanjut, atau pasien memiliki penyakit lain yang dapat memengaruhi kondisi tubuhnya pascaoperasi.

 

Transplantasi Hati

Bentuk prosedur lain dari pembedahan adalah transplantasi (cangkok) hati. Prosedur ini melibatkan pengangkatan seluruh organ hati dan menggantinya dengan organ hati donor yang masih sehat. Prosedur bedah besar seperti ini dilakukan bila kanker hanya terdapat pada hati dan donor hati tersedia.

 

Ablasi Tumor

Ablasi tumor adalah terapi yang bertujuan untuk menghancurkan sel kanker hati primer dengan menggunakan bahan kimia (alkohol, asam asetat) atau dengan panas (radiofrequency, microwave, laser dan cyroablation).

Prosedur ini umumnya dilakukan di departemen scanning dimana ultrasound atau CT dapat membantu dokter untuk mengarahkan jarum melalui kulit dan masuk ke dalam kanker yang berada di hati. Prosedur ini menggunakan anastesi lokal. Pengobatan RFA menggunakan sinar laser atau gelombang radio yang dihantarkan melalui jarum menuju kanker guna menghancurkan sel kanker dengan panas. Pengobatan PEI mengunakan alkohol yang disuntikkan masuk melalui jarum ke sel kanker sehingga membuat sel tsb mati. Ablasi tumor dapat dilakukan berulang-ulang apabila tumor kembali tumbuh.

Injeksi alkohol perkutan (percutaneous ethanol injection; PEI) adalah terapi pilihan untuk kanker yang kecil karena efikasinya tinggi, efek sampingnya rendah, serta lebih murah. Radiofrequency ablation (RFA) menunjukkan angka keberhasilan lebih tinggi dari PEI dan efikasi tertinggi untuk tumor dengan diameter di atas 3 cm. namun RFA lebih mahal dan efek sampingnya lebih banyak.

Kemoterapi

Kemoterapi adalah penggunaan obat-obatan anti kanker untuk menghancurkan sel kanker atau menghentikan pertumbuhannya. Prosedur ini dapat membantu mengendalikan kanker dengan menyusutkan kanker serta memperlambat pertumbuhannya. Obat-obatan kemoterapi pada umumnya diberikan melalui suntikan pada pembuluh darah (secara intravena), walau terkadang dapat pula diberikan dalam bentuk tablet. Kemoterapi juga dapat diberikan sebagai bagian dari pengobatan yang disebut kemo embolisasi. Porses kemo embolisasi melibatkan suntikan obat kemoterapi langsung pada kanker dalam hati, bersamaan dengan sebuah jel atau titis plastik kecil untuk menghambat aliran darah menuju kanker (embolisasi). Tidak semua pasien dapat menjalani prosedur kemoterapi ini karena prosedur ini memerlukan hati yang masih bisa berfungsi dengan baik.

 

Radioterapi

Radioterapi menggunakan sinar energi tinggi untuk menghancurkan sel kanker atau menghentikan pertumbuhannya. Radioterapi eksternal menggunakan mesin yang digunakan secara eksternal dari tubuh untuk menghantarkan radiasi pada kanker. Prosedur pengobatan ini jarang digunakan pada penderita kanker HCC karena hati tidak dapat terpapar oleh radiasi tinggi. Namun, prosedur ini dapat mengurangi rasa sakit, seperti misalnya pada pasien yang kankernya telah menyebar hingga ke tulang. Sebagai prosedur alternatif, radiasi internal yang menggunakan zat radioaktif dihantarkan secara selektif menuju kanker melalui pembuluh darah arteri yang mengantarkan darah ke hati (hepatic artery).

 

Terapi Paliatif

Sebagian besar HCC (kanker hati) ditemukan saat sudah stadium lanjut (intermediate-advance stage). pada tahap ini sudah tidak banyak pilihan terapi pengobatan yang efektif. Pengobatan yang dilakukan hanya bersifat paliatif yakni meningkatkan kualitas hidup pasien saja.

Trans Arterial Chemotheraphy (TACE)

Trans Arterial Chemotheraphy (TACE) adalah prosedur pengeblokan pada pembuluh darah yang menyuplai makanan ke sel-sel kanker sehingga diharapkan sel kanker tersebut tidak mendapatkan suplai makanan dan akhirnya mengecil, rusak, atau mati.  TACE merupakan alternatif pengobatan tanpa melakukan operasi. Caranya dengan memasukkan obat-obatan kimia melalui kateter yang ditempatkan langsung ke arteri yang memasok makanan untuk sel kanker. TACE dalah tindakan untuk menangani kanker dengan kemoterapi yang bersifat langsung dan terlokalisasi pada organ yang terkena kanker.

Keuntungan dari terapi ini adalah obat yang diberikan langsung ke target tumor sehingga mengurangi kemungkinan adanya jaringan sehat yang rusak, mengurangi rasa sakit dan beberapa efek samping yang umum terjadi, tidak terlalu lama berada di rumah sakit serta membutuhkan waktu pemulihan yang lebih cepat. Efek samping yang terjadi sangat kecil seperti demam ringan, mual dan rasa sakit, pada beberapa kasus bisa terjadi pendarahan.

Terapi Kanker Terarah (Targeted Therapy)

Terapi kanker terarah (Targeted Cancer Therapy) menggunakan obat-obatan atau pengobatan lainnya yang bertujuan mencegah pertumbuhan serta penyebaran kanker. Obat untuk terapi kanker terarah bernama Sorafenib dapat digunakan untuk mengobati pasien dengan HCC tahap lanjut. Sorafenib menyerang kanker dengan cara mencegah sel kanker membuat pembuluh darahnya sendiri. Sel kanker, sebagaimana halnya sel tubuh lainnya, memerlukan asupan oksigen dan nutrisi untuk tetap hidup. Asupan ini terhambat jika pembuluh darahnya tidak ada. Sehingga Sorafenib berperan dalam menghambat kanker untuk tetap hidup dan berkembang.

Sorafenib adalah obat oral tablet yang diberikan 2 kali sehari. Terapi Sorafenib dilakukan setiap hari seterusnya hingga pasien tidak mendapatkan efek positif dari obat ini lagi. Efek samping obat ini yang sering muncul adalah HFSR (hand and foot skin reaction; reaksi di kulit telapak tangan dan kaki), diare, kelelahan (fatigue) dan tekanan darah tinggi.

 

Sebagian besar kasus kanker hati (HCC) memiliki kemungkinan kesembuhan yang buruk karena ukuran tumor yang besar, penyakit hati yang sudah lanjut, atau sudah tidak memungkinkannya terapi pengobatan yang bersifat menyembuhkan secara efektif. Deteksi dini adalah hal yang paling membantu dalam keberhasilan pengobatan penyakit ini.

 

Sumber:

“Apa Itu Kanker Hati” dari parkwaycancercentre[dot]com

Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam

%d bloggers like this: