4 Cara Tepat Menurunkan Kolesterol Anda

Kadar kolesterol dalam darah sangat erat kaitannya dengan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Semakin tinggi kadar kolesterol, semakin besar kemungkinan seseorang terkena penyakit jantung. Tidak hanya penyakit jantung, stroke yang merupakan salah satu akibat kolesterol tinggi juga merupakan penyakit yang banyak menyebabkan kematian. Menurunkan kolesterol yang sudah di atas kadar normal berarti mengurangi risiko terjadinya serangan jantung, stroke, dan akibat kolesterol tinggi lainnya. Menurunkan kolesterol adalah hal yang penting bagi siapapun, baik tua maupun muda, laki-laki maupun perempuan, dan memiliki penyakit jatung ataupun tidak.

Perubahan gaya hidup adalah faktor penting dalam menurunkan kadar kolesterol seseorang. Terutama jika Anda seseorang yang memiliki aktivitas yang sangat padat dan tidak memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Termasuk kelompok sosial ekonomi menengah ke atas seperti pejabat, selebriti, atau pebisnis sukses. Cara menurunkan kolesterol terkait dengan perubahan gaya hidup yang semula tidak sehat menjadi gaya hidup sehat.

Berikut ini adalah beberapa cara menurunkan kolesterol

  1. Kurangi berat badan
manfaat madu untuk diet

Menurunkan Berat Badan | source: pixabay.com

Berat badan berlebih adalah faktor penyebab tingginya kadar kolesterol. Menurunkan berat badan meskipun hanya 3-5 kg dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total dalam darah. Mulailah dari mengenali dan menyadari pola makan dan kebiasaan sehari-hari yang tidak sehat. Buatlah program penurunan berat badan dan langkah-langkah sederhana yang akan Anda lakukan. Buatlah program jangka panjang dengan hasil yang permanen.

 

  1. Makan makanan yang sehat untuk jantung

Makanan yang kita konsumsi memiliki efek langsung terhadap angka kolesterol. Bagi beberapa orang, mengonsumsi makanan tinggi serat dan makanan yang dapat menurunkan kolesterol memberikan efek yang sama banyaknya dengan penggunaan obat.

  • Pilihlah lemak yang lebih sehat. Lemak jenuh dan trans fat (asam lemak trans) meningkatkan nilai total kolesterol dan ldl. Jangan makan lebih dari 10% lemak jenuh dari keseluruhan porsi makan. Lemak tidak jenuh seperti pada minyak zaitun, kacang, dan minyak canola adalah pilihan yang lebih sehat. Kacang almond dan walnut adalah sumber lemak sehat lainnya.
  • Kurangi asam lemak trans (trans fats). Trans fats sering ditemukan pada margarin, kue yang dipanggang, aneka cake dan biskuit sangatlah buruk untuk penderita tinggi kolesterol. Trans fat selain meningkatkan ldl (kolesterol jahat) juga sekaligus menurunkan hdl (kolesterol baik).
  • Batasi asupan kolesterol. Usahakan tidak mengonsumsi lebih dari 300 mg kolesterol perhari. Makanan yang mengandung tinggi kolesterol di antaranya adalah jeroan, kuning telur, dan produk dari susu.
  • Konsumsi gandum. Nutrien yang terkandung dalam gandum membantu meningkatkan kesehatan jantung. Oatmel bisa jadi pilihan yang sangat baik dalam menurunkan kolesterol.
  • Perbanyak konsumsi sayur dan buah. Sayur dan buah kaya akan serat sehingga membantu menurunkan kolesterol.
  • Makan ikan yang sehat untuk jantung. Beberapa jenis ikan seperti tuna dan ikan cod memiliki jumlah total lemak jenuh dan kolesterol yang lebih sedikir daripada daging. Salmon, makarel, dan ikan haring kaya akan omega 3 sehingga sangat baik untuk kesehatan jantung.

[baca juga Makanan Penurun Kolesterol]

 

  1. Olahraga Rutin
olahraga dapat mencegah penyakit gagal jantung

Olahraga Membantu Menurunkan Kolesterol | freeimages.com

Olahraga secara rutin dapat menurunkan kadar kolesterol. Berbagai macam olahraga dan aktivitas fisik dapat Anda pilih. Diantaranya adalah:

  • Jalan cepat. Lakukan dua kali dalam sehari, di pagi dan sore.
  • Bersepeda
  • Berenang
  • Melakukan olahraga favorit (misal bulutangkis atau futsal)

Lakukanlah aktivitas ini 30-60 menit setiap hari atau minimal 5 hari dalam seminggu. Latihan boleh saja tidak dilakukan nonstop selama 60 menit tapi dapat dibagi menjadi 3-6 kali 10 menit.

Aktivitas fisik yang Anda lakukan minimal adalah aktivitas sedang. Cara sederhana dalam mengukur apakah aktivitas Anda sudah cukup berat untuk menurunkan kolesterol adalah ketika aktivitas yang Anda lakukan, misalnya berjalan kaki, dilakukan dengan kecepatan yang cukup untuk membuat jantung Anda berdetak lebih cepat.

Untuk menjaga agar Anda tetap termotivasi untuk melakukannya secara rutin, carilah teman atau bergabunglah dengan club. Yang perlu Anda ingat, setiap aktivitas fisik dapat memberi manfaat. Meskipun itu sekadar selingan misalnya naik tangga bukannya menggunakan lift atau sit up sambil menonton televisi. Jadi janganlah ragu untuk melakukan aktivitas fisik sebagai selingan dalam aktivitas harian Anda.

 

  1. Jangan merokok

Jika Anda seorang perokok, berhentilah. Berhenti merokok dapat meningkatkan kadar kolesterol hdl (kolesterol baik). Manfaat berhenti rokok tidak hanya itu saja. Setelah 20 menit berhenti, tekanan darah akan menurun. Dalam 24 jam, risiko serangan jantung juga menurun. Dalam setahun Anda berhenti merokok, risiko terkena penyakit jantung Anda adalah setengah dari para perokok. Dalam waktu 15 tahun, risiko penyakit jantung Anda akan sama dengan orang yang tidak pernah merokok. Jadi jangan tunda lagi.

 

Kadang mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat seperti yang sudah disebutkan di atas tidak cukup mengurangi kolesterol hingga ke nilai normal. Pastikan bahwa perubahan gaya hidup ini adalah perubahan yang dapat Anda lakukan dengan konsisten. Janganlah mudah kecewa dan putus asa jika Anda belum menemukan hasil yang diinginkan secara cepat. Jika dokter memberikan obat yang membantu menurunkan kolesterol, Anda tetap dapat menggunakannya sambil terus mempertahankan gaya hidup sehat yang sudah Anda mulai. Karena gaya hidup sehat pasti akan memberikan manfaat terhadap kesehatan tubuh Anda secara umum dan dapat membantu menurunkan dosis obat yang Anda gunakan.

Selamat mencoba.

%d bloggers like this: