DESINFEKTAN MURAH UNTUK VIRUS CORONA

Beberapa orang mengeluh kesulitan mencari alkohol untuk desinfektan virus Corona. Beberapa orang mungkin mengira hanya alkohol yang dapat membunuh Corona virus. Padahal desinfeksi pakai bahan yang ada di rumah bisa. Mudah dan murah.

CAIRAN UNTUK CUCI TANGAN

Untuk cuci tangan yang efektif adalah menggunakan air mengalir dan sabun. Cuci tangan dengan metode 7 langkah seperti yang sudah banyak disebarkan caranya dan dilakukan minimal 20 detik.

Karen Fleming, profesor biophysics dari John Hopkins University menjelaskan bahwa coronavirus punya lapisan luar membran yang terbuat dari lipid. Dengan mencuci tangan dengan air dan sabun dapat “melarutkan” lapisan lemak tsb.

Kalau kita sedang tidak berada dalam kondisi yang memungkinkan untuk menjangkau air dan sabun, alternatifnya adalah menggunakan hand sanitizer. Ini yang banyak orang salah sangka. Di sebuah sekolah orang tua menuntut kepala sekolah menyediakan hand sanitizer padahal di setiap kelas sudah tersedia wastafel dan sabun. Boleh juga sih disediakan hand sanitizer tapi jangan lupa kalau air mengalir dan sabun lebih efektif.

Untuk hand sanitizer, dari WHO direkomendasikan yang mengandung alkohol 60-70%. Dari website CDC.gov disarankan minimal banget 60%. Kemarin ada teman cerita ada yang jualan hand sanitizer tapi tidak ada kandungan alkoholnya.

Berhubung alkohol ini mudah menguap, jangan lupa untuk selalu menutup lagi botolnya. Karena kalau alkoholnya menguap, kandungannya jadi berkurang. Dengan fakta ini, kalau saya jadi tidak merekomendasikan yang 60% karena jadi rentan banget berkurang kadarnya dari 60% sebelum hand sanitizer nya habis.

DESINFEKTAN VIRUS CORONA PADA PERMUKAAN BENDA MATI

Menurut penelitian ditemukan bahwa coronavirus seperti SARS coronavirus, MERS coronavirus, mampu bertahan hidup di permukaan logam, plastik, dan kaca hingga 9 hari. Tapi virus ini bisa inaktiv (tidak aktif) jika di-disinfeksi dengan alkohol 62-71%, 0,5% hidrogen peroksida, atau 0.1% sodium hypochlorite selama 1 menit.

Jadi bukan hanya alkohol yang bisa digunakan dijadikan sebagai desinfektan. Bisa juga hidrogen peroksida atau sodium hypochlorite. Meskipun namanya aneh, zat ini sangat mungkin ada di rumah kita.

Hidrogen peroksida terkandung dalam Vanish. Sodium hypochlorite ada di bayclin dan merk pemutih pakaian sejenisnya.

BAGAIMANA CARA PEMBUATAN DESINFEKTAN INI?

Pemutih yang biasa kita gunakan untuk mencuci pakaian ini memilik kandungan sodium hypochlorite 5% (lebih tepatnya 5.2%). Sedangkan menurut penelitian ini cukup 0.1% saja. Jadi perlu diencerkan dahulu 50x.

Cara gampangnya gini. Misalkan Anda punya 30 ml b*yclin, tambahkan dengan air 49x nya alias 49x30ml = 1,470 ml (satu setengah liter kurang sedikit). Atau sediakan wadah 1,5 liter. Masukkan 30 ml b*yclin lalu tambahkan air sampai wadahnya penuh.

Kalau mau pakai lebih dari 1,5 liter? Ya tinggal jumlah b*yclin yang digunakan x 49. Intinya kalau mau pakai 1 tutup botol b*yclin, tambahkan 49 tutup botol air. Lalu dibiarkan selama 1 menit di permukaan yang mau kita bersihkan.

Kalau di panduan pengendalian infeksi rumah sakit dan fasilitas kesehatan, biasanya digunakan sodium hypochlorite 0.5%. Jadi campurannya 1:9. 1 tutup botol b*clin dicampur 9 tutup botol air.

Air yang digunakan bukan air kran biasa, tapi air matang. Karena di air kran biasa terkandung mikroorganisme yang bisa menonaktifkan klorin. Kalau air matang (direbus dulu) mikroorganisme nya akan mati.

Jangan lupa perhatikan dulu jenis permukaan yang mau dibersihkan. Untuk permukaan logam jangan gunakan campuran ini karena bisa berkarat.

Jadi tidak perlu menggunakan cairan desinfektan mahal atau alkohol. Buat sendiri saja di rumah dengan cairan pemutih. 1 sachet harganya cuma 2000 bisa buat 1,5 liter.

Ingat bukan buat cuci tangan apalagi mandi ya, buat desinfektan virus Corona di permukaan benda mati. Jadi digunakan sebagai cairan pembersih lantai dan lap-lap.

Add Comment