Cara Tepat Menurunkan Demam Anak

theorangetreedaynursery.co.uk/

Pantau demam anak dengan thermometer| theorangetreedaynursery.co.uk/

 

Demam termasuk gejala yang sering muncul pada anak. Demam merupakan reaksi pertahanan tubuh yang normal dan bermanfaat dalam melawan kuman penyakit yang masuk. Namun banyak orang tua yang khawatir bila anaknya demam. Padahal secara umum demam tidak berbahaya dan dapat sembuh atau hilang dengan sendirinya tanpa perlu pengobatan atau kunjungan ke dokter.

Orang tua perlu mengetahui cara penanganan anak demam sehingga dapat memberikan pertolongan pertama di rumah. Selain itu orang tua juga dapat merawat anak demam secara mandiri tanpa perlu membawanya ke dokter.

Saat anak mengalami demam, orang tua harus memantau kondisi anaknya secara umum, apakah anak masih beraktivitas, masih bisa bermain, mau makan dan minum, dan buang air kecil setiap 3-4 jam. Jika kondisi ini terpenuhi, orang tua cukup memberi penanganan demam di rumah.

Baca lebih lengkap tentang demam pada anak

 

Berikut adalah cara mengatasi demam pada anak:

  1. Berikan cairan (minum) yang cukup

Jika anak demam, hal utama yang perlu diperhatikan orang tua adalah terpenuhinya kebutuhan cairan anak. Berikan anak minum yang banyak, bisa dengan ASI, air putih, susu, kuah sayur, jus buah, atau minuman lain yang mau diminum oleh anak. Meskipun anak tidak haus dan meminta minum, tetap berilah minum sedikit-sedikit. Hindari pemberian minuman yang mengandung kafein, termasuk cola dan teh.

 

Menurunkan demam pada anak

Cairan yang cukup penting untuk mencegah dehidrasi pada anak yang demam | health.kompas.com

  1. Beri kenyamanan, atur suhu ruangan

Demam bisa membuat anak merasa tidak nyaman sehingga rewel. Oleh karena itu, berilah kenyamanan pada anak misalnya atur suhu ruangan sehingga tidak panas, atau berikan ventilasi ruangan yang baik. Jangan tempatkan anak di ruangan yang panas dan pengap. Berikan anak pakaian yang tipis dan menyerap keringat, jangan berikan selimut tebal.

 

  1. Kompres hangat (tepid sponging), bukan dingin

Kompres dengan air hangat di lipatan ketiak dan selangkangan (inguinal) selama 10-15 menit akan membantu menurunkan panas. Jangan kompres dingin karena dapat mengakibatkan menggigil dan justru menaikkan suhu tubuh. Kompres dengan alkohol juga tidak dianjurkan karena tidak efektif menurunkan suhu serta berbahaya.

 

  1. Obat penurun panas

Jika anak tidak nyaman dan rewel, obat penurun panas seperti parasetamol atau ibuprofen dapat diberikan. Dosis pemberian obat penurun panas harus disesuaikan dengan berat badan anak. Gunakan sendok obat yang khusus atau pipet (bisa didapatkan dari apotek saat membeli obat tersebut) agar takaran pemberian tepat. Jika Anda tidak tahu dosis yang harus diberikan, konsultasikan dengan dokter.

 

Tujuan utama penggunaan obat adalah membuat anak merasa nyaman, bukan mempertahankan suhu yang normal. Penggunaan obat penurun panas tidak efektif untuk mencegah kejang demam. Parasetamol merupakan pilihan lini pertama untuk menurunkan demam dan menghilangkan nyeri. Jangan gunakan kedua obat penurun panas (parasetamol dan ibuprofen) secara bersamaan atau bergantian, pilih salah satu. Pada anak sedang tertidur lelap, sebaiknya orangtua tidak membangunkan untuk memberi obat penurun panas.

Baca juga cara mengatasi kejang demam pada anak

  1. Berdoa memohon diberikan kesembuhan

Orang tua sering mempercayakan kesembuhan anaknya pada dokter ataupun obat. Namun jangan lupa, bahwa yang memberikan kesembuhan adalah Tuhan Yang Mahakuasa. Semua usaha yang kita lakukan, penanganan di rumah atau membawa anak ke rumah sakit adalah bagian dari ikhtiar, namun keberhasilan penyembuhan adalah kuasa Tuhan.

 

Meskipun sebagian besar demam disebabkan oleh penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya seperti influenza, ada beberapa rambu-rambu yang harus diperhatikan oleh orang tua yang merawat anak di rumah. Jika anak lebih terlihat lemah, sering tidur, tidak mau bangun dan bermain, malas atau sulit diberi minum serta buang air kecil semakin jarang, segera bawa anak ke dokter.

%d bloggers like this: